Kemampuan matematika ternyata adalah
bawaan lahir seseorang. Biasanya anak-anak yang jago matematika sudah
memperlihatkan ketertarikannya soal angka atau faktor 'number sense' sejak
balita. Studi terbaru yang dilakukan peneliti dari Johns Hopkins University di
Baltimore menuturkan bahwa ada orang yang memang dilahirkan untuk jago atau
justru tidak pandai matematika, karena kemampuan matematika terkait dengan
faktor bawaan dari lahir dari 'number sense' atau sensitivitas terhadap angka.
Umumnya 'number sense' ini dimiliki oleh semua hewan termasuk
manusia. Pada manusia kemampuan ini digunakan untuk memperkirakan berapa banyak
jumlah orang atau kursi, sedangkan pada hewan digunakan untuk melacak berapa
banyak makanan yang sudah dikumpulkannya.
"Hubungan antara 'number sense' dan kemampuan matematika seseorang adalah suatu hal yang penting," ujar peneliti Melissa Libertus, seperti dikutip dari Healthland.Time, Senin (15/8/2011).
Dalam studi ini peneliti melibatkan 200 anak-anak yang rata-rata berusia 4 tahun. Anak-anak ini diberikan sejumlah tes untuk mengetahui kemampuan matematikanya yang terdiri dari keterampilan penomoran, angka, kemampuan berhitung dan kemampuan lainnya.
"Hubungan antara 'number sense' dan kemampuan matematika seseorang adalah suatu hal yang penting," ujar peneliti Melissa Libertus, seperti dikutip dari Healthland.Time, Senin (15/8/2011).
Dalam studi ini peneliti melibatkan 200 anak-anak yang rata-rata berusia 4 tahun. Anak-anak ini diberikan sejumlah tes untuk mengetahui kemampuan matematikanya yang terdiri dari keterampilan penomoran, angka, kemampuan berhitung dan kemampuan lainnya.
Misalnya anak-anak ini diminta
menghitung jumlah titik biru dan kuning yang ada di layar komputer dan
mencaritahu titik mana yang paling banyak, lalu anak-anak ini juga diminta
menentukan mana angka yang lebih besar atau lebih kecil. Hasil yang sudah
dipublikasikan dalam jurnal Developmental
Science menunjukkan bahwa anak-anak yang mendapatkan skor tinggi
dalam menghitung titik juga memiliki hasil yang maksimal dalam ujian matematika
lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa ada beberapa kemampuan matematika yang
mungkin terkait dengan 'number sense' yang dimiliki oleh seseorang sejak lahir.
Meski begitu peneliti belum mengetahui dengan pasti hubungan yang terjadi
tersebut.
Libertus dan rekan berharap hasil ini
bisa menjadi titik lompatan untuk melihat lebih dalam apakah pelatihan tertentu
bisa meningkatkan 'number sense' yang dimiliki anak sehingga bisa memperbaiki
kemampuan matematikanya.
SUMBER : www.google.com





0 komentar:
Post a Comment